ulivone-13

Di sebuah kota kecil bernama Fara di Sabina, Italia, terdapat beberapa bukit yang disiram dengan hamparan sejumlah kebun zaitun yang mengesankan. Dengan mengikuti tanda-tanda kayu yang dipasang se’adanya, akan sampailah Anda ke ‘Ulivone‘ sebuah keajaiban alam dunia dalam bentuk pohon zaitun raksasa.

The tree in Fara, Italy known as L’Ulivone (Photo: Sarah Parker)

The Ulivone, dalam bahasa Inggris harfiah berarti ‘pohon zaitun besar’.  Dimiliki oleh Bertini bersaudara, dan dulunya Ulivone dibeli oleh nenek buyut mereka pada tahun 1876 sebesar 1.840 lira (hanya di bawah € 1 dalam mata uang saat ini) dan telah diturunkan, dari ayah ke anak, dan hingga kepemiliknya saat ini.

Sebuah jalur kecil akan memandu kita ke situs di mana pohon zaitun raksasa itu berdiri. Selama perjalanan Anda akan melihat dan mengagumi suaka margasatwa kecil seperti angsa, burung merak, beberapa bebek dan taman yang terawat dengan baik sebelum memasuki situs di mana pohon zaitun raksasa memamerkan cabang kekar  berkilau berumur ribuan tahun.

Dikenal secara nasional dengan nama Ulivone Canneto dan terletak di salah satu dari sekian banyak perkebunan zaitun yang menjadi ciri dusun kecil kota Fara. Pohon zaitun berumur seribu tahun ini dianggap oleh banyak orang sebagai salah satu yang tertua dan terbesar di Eropa, dan ada bukti untuk membuktikannya.

Agronomi dipanggil untuk memperkirakan usia pohon zaitun ini, dan mereka memperkirakan usia dari  Ulivone si pohon zaitun tertua ini berusia sekitar 2.000 tahun, temuan menakjubkan dikonfirmasi oleh penanggalan radiokarbon. Legenda mengatakan bahwa Numa Pompilio, raja kedua dari Roma sendiri yang menanam pohon ini.

Video “Ulivone”, Pohon Zaitun Raksasa Berumur 2000 Tahun


Join Channel Youtube kita ya bos

Untuk kualitas gambar terbaik tonton dalam kualitas  480 keatas

Sang Pemilik mengatakan, pohon zaitun raksasa ini menghasilkan sekitar 12 kwintal (sekitar 550 kg) zaitun per tahun dan 150 kg minyak zaitun. Saat ini produksi Ulivone dikatakan sedikit berkurang karena pemangkasan dan perawatan yang ketat untuk menjaga kecantikan pohon zaitun ini, tetapi meski begitu minyak zaitun yang dihasilkan dari buah zaitunnya tetap menghasilkan luar biasa banyaknya.

Jalan setapak menuju “Ulivone”, Pohon Zaitun Raksasa

Orang-orang dari era dan budaya yang berbeda telah memanen buah zaitun dari pohon ini dan membuat minyak dari buahnya dari waktu ke waktu. Ini mengherankan sekaligus mengesankan sehingga menimbulkan kekaguman dan inspirasi. Bagi mereka pecinta minyak zaitun, tentu mereka akan kehilangan kata-kata jika mereka cukup beruntung untuk mengunjunginya. L’Ulivone telah berkontribusi menyumbang dan memberikan minyak ke zaman Roma kuno, Byzantinesand, hingga ke zaman modern Italia,  dan terus memelihara rakyatnya dengan cairan emasnya yang berharga.

Abbazia di Farfa

Penemuan arkeologi dari botol kecil Poggio SommaVilla ditelusuri kembali ke abad ketujuh SM yang diawetkan di Museum of Fine Arts di Boston dan merupakan contoh tertua dari tulisan-tulisan dari masa pra-Romawi. Menariknya, juga merupakan kesaksian budaya zaitun daerah ini karena di dalamnya terdapat sisa-sisa minyak zaitun.

Tanah di mana pohon zaitun raksasa tumbuh dimiliki oleh Vatikan dan dikelola oleh biarawan Benediktin yang tinggal di Abbey Farfa yang indah, tidak begitu jauh dari pohon zaitun itu sendiri. Wisatawan biasanya mengunjungi dua objek wisata di hari yang sama. Biaya masuk yang murah memungkinkan Anda untuk masuk ke situs dan menyentuh kulit kasar dari pohon zaitun kuno “Ulivone” dan melihat daunnya yang menjulang tinggi di atas Anda.