5 Tips Pemeliharaan dalam Beternak Jangkrik


tips budidaya jangkrik

tips budidaya jangkrik

Kontrol Sanitasi udara kandang

Keadaaan kondisi kandang Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa dalam pengelolaan peternakan jangkrik ini sanitasi atau ventilasi merupakan masalah yang sangat penting. Untuk menghindari adanya zat-zat atau racun yang terdapat pada bahan kandang yang digunakan, maka sebelum jangkrik dimasukkan kedalam kandang, ada baiknya kandang dibersihkan terlebih dahulu dan diolesi dengan menggunakan lumpur sawah, hal ini dilakukan guna menjadikan kandang agar mendekati habitat asli jangkrik yaitu tanah. Untuk mencegah gangguan hama, maka kandang diberi kaki dan setiap kaki masing-masing dimasukkan kedalam kaleng yang berisi air atau bisa juga diolesi gemuk atau oli.

Pengontrolan Penyakit

Supaya mendapatkan hasil yang maksimal dalam beternak jangkrik ini maka dalam proses pembesaran jangkrik pilihlah jangkrik yang sehat dan pisahkanlah dari jangkrik yang sakit. Pakan jangkrik harus dijaga supaya jangan sampai ada yang berjamur karena dapat menjadi sumber atau sarang penyakit. Kandang jangkrik harus selalu dijaga agar tetap lembab tetapi tidak basah, karena kandang yang basah juga dapat menyebabkan timbulnya penyakit dan kemungkinan bisa menjadi berjamur.

Pengontrolan ketersediaan makanan jangkrik

Perawatan jangkrik selain kondisi kandang yang harus diusahakan sama dengan habitat aslinya, yaitu lembab dan gelap, maka yang tidak kalah pentingnya adalah ketersediaan makanan dan gizi yang cukup supaya jangkrik tidak saling makan atau dalam bahasa lainnya adalah Kanibal.


Pemberian Pakan

Anakan Jangkrik yang berumur 1-10 hari bisa diberikan Poor (makanan ayam) yang dibuat dari kacang kedelai, beras merah dan jagung kering yang dihaluskan. Setelah vase ini, anakan jangkrik dapat mulai diberi pakan sayur-sayuran disamping jagung muda dan gambas. lalu untuk jangkrik yang sedang dalam proses dijodohkan, bisa kita beri pakan seperti : sawi, wortel, jagung muda, kacang tanah, daun singkong serta ketimun, karena kandungan makanan tersebut memiliki kadar air yang cukup tinggi. Bahkan ada juga peternak yang menambah pakan untuk jangkrik yang dijodohkan dengan beberapa makanan seperti : bekatul jagung, tepung ikan, ketan hitam, kuning telur bebek, kalk dan beberapa vitamin yang dihaluskan dan dicampur menjadi satu.

Pemeliharaan Kandang

Ada juga peternak yang selalu mengganti Air dalam kaleng yang terdapat dikaki kandang selama 2 hari sekali. Selain kelembapan, kandang juga harus diperhatikan serta diusahakan agar bahaya jangan sampai masuk kedalam kandang.


jangkrik





Artikel Terkait :

ternak jangkrik Pelajari dahulu panduan teknis beternak jangkrik yang meliputi:

  • Persiapan sarana dan prasarana
  • Persiapan Lokasi yang baik

Bacalah TIPSnya sebelum kita memulai usaha ternak jangkrik, supaya usaha ini dapat berjalan sesuai yang diharapkan

Ternak Jangkrik Bag-1

ternak jangkrik BACA panduan Teknik pembibitan jangkrik, yang meliputi:

  • Teknik pemilihan induk jangkrik
  • Teknik pemilihan jangkrik pejantan
  • Perawatan bibit dan Induk jangkrik
  • Tips reproduksi dan perkawinan jangkrik
  • Dan proses penetasan telur jangkrik

Ternak Jangkrik Bag-2


Sumber berita : Google.com
Kembali ke HOMEPAGE
Baca Berita Lainnya di Sekilas peluang usaha

Jadilah Yang Pertama Diantara Teman-Teman Kamu Yang Mengetahui Berita ini, Share Segera Di Wall Facebook, Twitter atau google +1 Kamu